• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Gempar! Kapolres Ngada Terjerat Kasus Narkoba dan Pencabulan Anak, Diringkus Bareskrim Polri!

img

Kabarterkini.my.id Selamat beraktivitas semoga hasilnya memuaskan. Dalam Konten Ini aku mau membahas informasi terbaru tentang Berita, Hukum, Kriminal, Narkoba, Perlindungan Anak. Artikel Dengan Fokus Pada Berita, Hukum, Kriminal, Narkoba, Perlindungan Anak Gempar Kapolres Ngada Terjerat Kasus Narkoba dan Pencabulan Anak Diringkus Bareskrim Polri Pastikan Anda membaca hingga bagian penutup.

    Table of Contents

AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Ngada, kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba serta pencabulan terhadap anak di bawah umur. Penetapan ini diumumkan secara resmi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.

Brigjen Trunoyudo merinci pelanggaran yang dilakukan oleh AKBP Fajar, mencakup pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur, perzinahan, penggunaan narkoba, serta penyebaran video pornografi anak di internet. Proses hukum yang menjeratnya berlangsung cepat, dengan kehadirannya dalam konferensi pers oleh pihak kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memutuskan untuk mencopot Fajar dari jabatannya setelah mendapatkan informasi mengenai kasus ini. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Direktorat Reskrimum Polda Nusa Tenggara Timur guna mengumpulkan bukti-bukti terkait tindakan asusila ini, di mana korban berusia enam tahun berhasil diidentifikasi oleh pihak penyidik.

Kronologi pencabulan melibatkan seorang wanita berinisial F yang diduga memberikan akses kepada AKBP Fajar untuk memperoleh korban. Wanita tersebut kemudian membawa korban ke hotel yang telah dipesan oleh Fajar. Dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 11 Maret 2025, Trunoyudo menyebutkan bahwa kasus ini melibatkan empat korban pelecehan, termasuk anak-anak berusia 6, 13, dan 16 tahun serta satu korban dewasa berusia 20 tahun.

Saat ini, jabatan Kapolres Ngada telah dialihkan kepada AKBP Andrey Valentino, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nagakeo. Polda NTT menemukan bukti berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) milik AKBP Fajar di salah satu hotel yang terlibat dalam kasus ini, menambah bukti-bukti yang ada dalam proses hukum yang berlangsung.

Demikianlah informasi seputar gempar kapolres ngada terjerat kasus narkoba dan pencabulan anak diringkus bareskrim polri yang saya bagikan dalam berita, hukum, kriminal, narkoba, perlindungan anak Jangan lupa untuk terus belajar dan mengembangkan diri kembangkan hobi positif dan rawat kesehatan mental. Jika kamu merasa terinspirasi semoga Anda menemukan banyak informasi menarik. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Berita Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads