Berkat Anjing K9 dan Teknologi Kamera Khusus, INASAR Berhasil Ungkap 3 Jasad Korban Gempa Myanmar!
Kabarterkini.my.id Mudah-mudahan selalu ada harapan di setiap hati. Di Artikel Ini saya akan mengupas tuntas isu seputar Berita, Teknologi, Penyelamatan, Gempa Bumi, Inovasi. Pembahasan Mengenai Berita, Teknologi, Penyelamatan, Gempa Bumi, Inovasi Berkat Anjing K9 dan Teknologi Kamera Khusus INASAR Berhasil Ungkap 3 Jasad Korban Gempa Myanmar Simak baik-baik setiap detailnya sampai beres.
Pencarian Korban Gempa di Myanmar oleh Tim SAR Indonesia
Pada tanggal 3 April 2025, Tim SAR Indonesia yang dikenal sebagai INASAR, melibatkan anjing pelacak atau K9 dan sejumlah alat canggih dalam usaha mereka mencari korban yang terjebak di bawah reruntuhan akibat gempa di kompleks PNS Myanmar. Penggunaan teknologi mutakhir seperti alat deteksi stabilitas bangunan dan kamera khusus sangat membantu dalam upaya pencarian ini.
Teknik dan Alat yang Digunakan
Salah satu inovasi yang diterapkan oleh tim adalah penggunaan alat pendeteksi getaran gedung yang disebut WASP (warning alarm for stability protection). Alat ini memastikan bahwa gedung yang akan dimasuki aman bagi para petugas, sehingga meminimalisir risiko yang dapat terjadi selama proses pencarian.
Komandan regu Tim Alpha INASAR, Stefanus Harrendra, menyampaikan dalam sebuah pernyataan di akun Instagram Basarnas (@sar_nasional) bahwa mereka menemukan dua titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban. Sayangnya, tidak ada respons yang didapat dari korban, dan aroma yang menyengat dari lokasi tersebut menunjukkan bahwa korban kemungkinan sudah meninggal dunia.
Proses Evakuasi yang Menantang
Tim Alpha kemudian membuat akses untuk memastikan keberadaan korban dengan menggunakan alat search cam. Tim SAR berhasil mengevakuasi tiga jasad dari reruntuhan tersebut setelah melakukan pencarian awal menggunakan metode memanggil korban (hailing), diikuti dengan dukungan dari anjing pelacak.
Stefanus juga menjelaskan bahwa posisi korban yang tidak jauh dari akses memudahkan tim untuk memperbesar akses demi menjangkau mereka. Proses ini dilakukan dengan metode cutting, breaking, dan breaching. Mereka juga menggunakan hammer drill untuk membongkar semen yang menghalangi akses.
Kondisi Bangunan dan Tantangan di Lapangan
Kerusakan yang terjadi pada gedung di wilayah permukiman dirasakan cukup parah, dengan tipe reruntuhan yang dikenal dengan sebutan pancake, di mana bangunan jatuh bertumpuk. Di tempat kejadian, INASAR ditugaskan di lokasi gedung perumahan pegawai negeri sipil daerah Thukha Theiddhi Ward.
Evakuasi terhadap ketiga korban memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi. Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) bekerja sama dengan Fire Brigades Myanmar untuk memaksimalkan pencarian dan evakuasi ini. Tidak semua proses berjalan mulus; tim mengalami kendala dalam mengevakuasi korban ketiga yang dalam keadaan duduk dan tertimpa tiang penyangga bangunan.
Penanganan Medis untuk Anggota Tim
Selain pencarian korban, komponen medis dari INASAR juga memberikan penanganan bagi anggota Fire Brigades Myanmar yang mengalami luka laserisasi selama operasi. Tim ini tidak hanya fokus pada pencarian, tetapi juga memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan semua personel yang terlibat terjaga dengan baik.
Dengan segala upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh INASAR dan kolaborasi dengan pihak berwenang setempat, upaya penyelamatan dan evakuasi korban di lokasi bencana ini menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dan dedikasi dalam menghadapi situasi darurat. Kesigapan dan keahlian yang ditunjukkan oleh tim ini merupakan contoh nyata dari keberanian dan rasa kemanusiaan.
Terima kasih telah membaca seluruh konten tentang berkat anjing k9 dan teknologi kamera khusus inasar berhasil ungkap 3 jasad korban gempa myanmar dalam berita, teknologi, penyelamatan, gempa bumi, inovasi ini Dalam tulisan terakhir ini saya ucapkan terimakasih tetap optimis menghadapi tantangan dan jaga imunitas. Jika kamu merasa ini berguna jangan lupa cek artikel lain di bawah ini.
✦ Tanya AI